EDUKASI DURASI IDEAL UNTUK PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISA REGULER

  • By USI_FKp
  • In Ners News
  • Posted 13 November 2023

NERS NEWS - Gagal Ginjal Kronis (GGK) merupakan keadaan dimana terjadi penurunan fungsi ginjal yang cukup berat secara perlahan-lahan (menahun). Penyakit GGK disebabkan oleh berbagai penyakit ginjal. Penyakit ini bersifat progresif dan biasanya tidak bisa pulih kembali (irreversible). Penyakit GGK menjadi masalah besar di dunia karena sulit disembuhkan, serta membutuhkan biaya perawatan yang lama dan mahal. Hemodialisa merupakan salah satu terapi untuk mengatasi fungsi ginjal yang rusak.
Hemodialisia merupakan salah satu tindakan terapi pengganti ginjal (renal replacement circulation) yang paling sering digunakan bagi penderita penyakit ginjal kronik. Hemodialisis dikenal secara awam oleh masyarakat dengan istilah cuci darah. Hemodialisis berarti proses pembersihan darah dari zat-zat terlarut atau limbah hasil metabolisme tubuh, melalui proses penyaringan dengan membran semipermeable di luar tubuh dan beredar dalam sebuah mesin di luar tubuh yang disebut dialiser. Hemodialisa rerata dilakukan 2-3 kali seminggu dengan durasi 4-5 jam, bergantung pada sistem hemodialisa yang digunakan dan keadaan pasien. Namun, terdapat beberapa pasien yang menjalani HD hanya 3 atau 3,5 jam saja dengan alasan agar bisa cepat selesai dan tidak terlalu lama.
Berdasarkan hal tersebut, kelompok 1 stase KMB Program Studi Pendidikan Profesi Ners (P3N) Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melakukan pendidikan kesehatan atau edukasi tentang durasi ideal untuk pasien hemodialisa. Tujuan dari edukasi ini adalah agar pasien paham tentang durasi ideal untuk pasien hemodialisa sehingga hasil hemodialisa lebih optimal.
Kegiatan edukasi dilakukan pada hari Jum’at, 15 September 2023 pukul 15.00 WIB di ruang hemodialisa lt 1 RS Universitas Airlangga yang dihadiri oleh 12 peserta. Acara penyuluhan dimulai sesuai dengan waktu yang sudah direncanakan. Penyuluhan ini menjelaskan tentang pengertian hemodialisa, durasi ideal untuk pasien hemodialisa, dampak apabila durasi hemodialisa tidak sesuai aturan, pembatasan cairan yang harus dilakukan.
“Penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi kami yang kadang sering melakukan hemodialisa ini tidak sesuai dengan durasi yang seharusnya. Kadang hanya 3 jam atau 3,5 jam saja. Ya maklum soalnya kalau 4 jam sangat lama belum kalau ada kegiatan lain yang harus dilakukan,” ujar Ari Santo selaku salah satu peserta yang sedang melakukan hemodialisa.
Program penyuluhan ini mendapatkan dukungan dan sambutan yang baik dari kepala ruangan hemodialisa RS Universitas Airlangga. Respon positif terlihat dari antusiasme peserta saat mengikuti acara dan aktif bertanya. Pendidikan kesehatan ini diharapkan dapat memberikan edukasi tentang durasi ideal pada pasien hemodialisa. Harapannya pasien hemodialisa dapat menjalani cuci darah sesuai durasi ideal yang seharusnya agar hasilnya lebih optimal.

Pin It
Hits 1394

Berita Terbaru