Hubungan Kista Ovarium dengan Micin

  • By Titis Nurmalita Dianti
  • In Ners News
  • Posted 03 Mei 2021

NERS NEWS - Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat secara fisik, mental, dan sosial secara utuh, tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan yang berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses produksi. Serta perubahan gaya hidup menyebabkan terjadinya perubahan pola konsumsi makanan, dimana makanan yang paling digemari adalah makanan yang cepat saji, dalam kemasan dan makanan yang diawetkan. Sebagian besar makanan tersebut diatas mengandung penyedap untuk merangsang selera makan. Salah satu penyedap makanan yang telah dikenal oleh masyarakat adalah micin. Angka kejadian kista ovarium di Indonesia pada tahun 2015 sebanyak 23.400 orang dan meninggal sebanyak 13.900 orang. Angka kematian yang tinggi ini disebabkan karena penyakit ini pada awalnya bersifat asimptomatik dan baru menimbulkan keluhan apabila sudah terjadi metastasis sehingga 60-70 % pasien datang pada stadium lanjut (Kemenkes, 2015).

Tingginya angka kematian karena penyakit kista dikarenakan tanpa adanya gejala dan tanpa menimbulkan keluhan, sehingga sulitnya mendeteksi penyakit ini menyebabkan 60%-70% perempuan datang pada stadium lanjut. Sebagian besar wanita tidak menyadari dirinya menderita kista. Salah satu cara agar masyarakat mengetahui mengenai hal ini yaitu dengan adanya edukasi.

Oleh karena itu, Mahasiswa FKp UNAIR angkatan 2019 kelompok 1 kelas A3 telah melaksanakan kegiatan webinar dengan tema Hubungan Kista Ovarium dengan Micin sebagai bentuk edukasi terhadap masyarakat agar mengetahui akan hal ini. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada hari sabtu (01/05/2021) melalui Zoom Meeting dengan sasaran yaitu remaja yang menempuh pendidikan SMA dan perkuliahan.

Kegiatan ini membahas mengenai antara lain: Pengertian, Penyebab, Klasifikasi, Tanda dan gejala kista ovarium, Pengertian produk micin atau MSG, Hubungan antara pengonsumsian micin atau MSG dengan kejadian kista ovarium, Komplikasi kista ovarium, Pencegahan kista ovarium, Pemeriksaan penunjang kista ovarium, dan Pengobatan kista ovarium.

Kista ovarium adalah suatu pengumpulan cairan yang terjadi pada indung telur atau ovarium. Cairan yang terkumpul ini dibungkus oleh selaput yang terbentuk dari lapisan terluar ovarium” (Imade, dikutip dalam Fatkhiyah, 2019). Sistem reproduksi wanita sangat sensitif terhadap berbagai faktor lingkungan, termasuk makanan. Peningkatan konsumsi asupan, seperti MSG merupakan salah satu faktornya. Monosodium glutamat (MSG) yang dalam bahasa awam sering disebut micin, banyak digunakan untuk menambah cita rasa makanan agar lebih gurih.

Fira Nurfadilla selaku pemateri mengatakan, Studi tentang efek MSG pada manusia, terutama kesehatan wanita perlu untuk dilanjutkan. Meski banyak penelitian in vitro yang menunjukkan efek negatif MSG terhadap organ reproduksi wanita, hingga kebutuhan pelarangan penggunaan MSG belum ada. Penting agar MSG tidak digunakan secara berlebihan sebagai aditif dalam makanan untuk wanita.

“Memang sampai saat ini tidak ada bukti klinis yang secara langsung menunjukkan bahwa MSG berbahaya bagi kesuburan wanita. Namun, MSG dapat merangsang kerja pankreas dalam memproduksi lebih banyak insulin, sehingga menyebabkan hormon lain menjadi tidak seimbang.” Imbuhnya.

Food and Drug Administration (FDA) sendiri sudah memasukkan MSG sebagai bahan dalam makanan yang tergolong aman, meski penggunaannya masih kontroversial. Mengonsumsi micin tidak berbahaya bagi kesehatan selama jumlahnya dalam batas wajar. Akan tetapi, kalau berlebihan tentu bisa membuat obesitas. Sehingga, jika sudah obesitas maka bisa meningkatkan masalah hormonal dan siklus haid dapat terganggu (Irine, 2021).

Alim Abimanyu menambahkan, Sebenarnya tidak ada makanan yang dapat menyebabkan kista ovarium. Makanan tidak berperan langsung terhadap pertumbuhan kista pada ovarium atau indung telur. Walaupun makanan tidak langsung dapat menyebabkan kista, tapi bagaimanapun nutrisi di dalam makanan dapat memengaruhi fungsi ovarium dan hormon yang mengatur sistem reproduksi manusia. Micin atau MSG sendiri bukan menyebabkan kista ovarium. Tapi, kista yang normal mengalami degenerasi atau kerusakan jaringan di dalamnya. Jadinya, tidak ada supply aliran darah. Sehingga, bukan penyebab secara langsung makanan yang tidak sehat bisa memicu ketidakseimbangan hormonal.

Penulis : Umi Maghfiroton Fitri (Airlangga Nursing Journalist)
Editor : Titis Nurmalita Dianti (Airlangga Nursing Journalist)

Pin It
Hits 20

Terpopuler