NERS NEWS - (Surabaya, 22/05/2025), Mahasiswa Profesi Keperawatan Universitas Airlangga Kelompok 3 Stase Anak Gelombang 2 melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan topik “Cara Memandikan Bayi dan Perawatan Tali Pusat Pada Bayi Baru Lahir”. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang PERINA, bertujuan agar orang tua dapat memahami serta menerapkan bagaimana cara memandikan dan merawat tali pusat pada bayi dengan benar untuk mencegah terjadinya infeksi.
Kegiatan penyuluhan dimulai dengan Mahasiswa menyampaikan materi, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi cara memandikan dan merawat tali pusat pada bayi. Penyuluhan berlangsung secara interaktif dan komunikatif, salah satu pertanyaan dari orang tua bayi adalah penggunaan gurita yang masih kerap dilakukan di masyarakat sebagai tradisi. Faktanya, saat ini penggunaan gurita sudah tidak disarankan lagi karena dapat menyebabkan kejadian gumoh lebih sering atau sesak (Nababan dkk, 2024).
Memandikan bayi selain untuk mencegah infeksi juga memiliki manfaat untuk membuat bayi lebih terasa nyaman dan segar. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memandikan bayi adalah suhu ruangan dan air yang cukup hangat untuk menghindari penguapan panas tubuh bayi yang lebih cepat, mandi dilakukan dua kali sehari (pagi dan sore). Pada perawatan tali pusat berprinsip bersih, tidak disarankan diberi penutup apapun (seperti kasa, kain, dsb). Hindari mengoleskan alkohol, betadine, minyak, kunyit, daun-daunan atau bahan tradisional lainnya. Hal tersebut dapat menyebabkan iritasi dan infeksi. Jangan menarik atau memaksa tali pusat lepas, biarkan tali pusat kering dan lepas secara alami dalam 5-15 hari.
Apabila tali pusat muncul tanda gejala infeksi seperti kemerahan yang meluas, bernanah, bau tidak sedap, perdarahan, bayi demam tinggi, rewel, dan nyeri maka segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat.
Sumber Jurnal: Nababan, Tiarnida dkk. (2024). Hubungan Penggunaan Gurita Dengan Frekuensi Gumoh Pada Bayi 0-4 Minggu Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Jeumpa Kabupaten Bireun.
Penulis : Chornelia Dina Viliana
Editor : Nasya Puspita A (Airlangga Nursing Journalist)

